Bolehkah Ibu Hamil Minum CDR ? Begini Anjuran dari Dokter

Berbicara tentang kehamilan memang tidak ada habisnya. Ada beberapa aturan makanan dan minuman yang boleh atau tidak untuk dikonsumsi, salah satunya suplemen multivitamin CDR. CDR atau Calcium D Redoxon merupakan vitamin untuk meningkatkan kekuatan tulang. Lalu, bolehkah ibu hamil minum CDR ini? Untuk lebih lengkap simak anjuran di bawah ini.

Bolehkah Ibu Hamil Minum CDR? Ini Anjuran Minumnya

1. CDR untuk ibu hamil menurut dokter

Bolehkah ibu hamil minum CDR? menurut dr. Tjan Willy kandungan yang terdapat dalam CDR aman dan bisa dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Meskipun suplemen vitamin ini sebenarnya untuk meningkatkan sistem imun dan kekuatan tulang, ia juga bisa diminum bagi ibu yang sedang mengandung.

Kebutuhan kalsium pada ibu hamil jauh lebih banyak dibandingkan dalam kondisi normal. Kalsium ini berfungsi untuk membantu mencegah osteoporosis atau tulang keropos pada ibu dan pertumbuhan tulang perkembangan janin dalam kandungan.

Selain itu, kandungan vitamin B6, C dan D yang dikenal baik untuk dapat memenuhi kebutuhan nutrisi. Namun yang perlu diperhatikan ketika minum CDR ini adalah dosis dan kondisi sang ibu.

2. Dosis minum CDR yang dianjurkan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, CDR ini bisa dikonsumsi oleh ibu hamil namun harus diperhatikan jumlah dosisnya. Ketika dalam kondisi ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi sembarang vitamin.

Suplemen satu ini bisa dikonsumsi satu kali sehari atau bisa melihat aturan pakai dibalik kemasan. Vitamin ini bisa dikonsumsi sesudah atau sebelum makan, namun bagi penderita lambung dianjurkan untuk meminumnya setelah makan. Untuk beberapa kondisi tertentu atau jika ibu hamil memiliki alergi, penyakit bisa konsultasi pada dokter terlebih dahulu.

Editor terkait:

3. Minum ketika dibutuhkan

Saat hamil kebutuhan asupan nutrisi bisa berasal dari mana saja mulai dari buah-buahan, sayuran bahkan suplemen vitamin. CDR ini hendaknya diminum ketika dibutuhkan saja karena di dalam suplemen ini terdapat pemanis buatan serta soda yang bisa berdampak buruk jika dikonsumsi berlebihan.

Kandungan pemanis buatan bisa membuat kadar gula ibu hamil meningkat dan mengakibatkan berat badan janin bertambah. Sebenarnya hal tersebut bukan menjadi masalah, namun jika janin berat dan ukuran janin bertambah sehingga kemungkinan besar ibu melahirkan secara Caesar.

Sedangkan soda yang terdapat dalam vitamin tersebut mampu meningkatkan produksi gas dalam lambung sehingga seringkali membuat mulas. Tidak hanya itu, gas yang berlebihan juga bisa membuat produksi air seni tinggi, jadi jika tidak diimbangi dengan minum air mineral sang ibu bisa mengalami dehidrasi.

Oleh karena itu, CDR baiknya hanya diminum sesekali ketika dirasa benar-benar membutuhkan asupan tambahan. Dan untuk sehari-hari bisa diganti dengan makan makanan bergizi apabila ingin mendapatkan vitamin dan nutrisi lain untuk janin.

4. Cara penyimpanan

CDR merupakan suplemen vitamin yang praktis dan mudah disimpan. Tak jauh berbeda dengan suplemen lain dan untuk menjaga kualitas dan kandungan yang terdapat di dalamnya, simpan vitamin ini di tempat yang sejuk serta hindarkan dari sinar matahari langsung. Dan yang paling penting hindarkan dari jangkauan anak-anak.

Demikian ulasan tentang CDR untuk ibu hamil. Jadi bolehkah ibu hamil minum CDR? Boleh, namun tidak boleh berlebihan dan mengikuti dosis yang dianjurkan. Selain dengan minum CDR, bisa juga dengan mengkonsumsi makanan bernutrisi sebagai sumber vitamin dan kalsium. Untuk lebih pastinya, bisa dikonsultasikan dengan dokter kandungan terlebih dahulu.

Baca juga artikel lain yang terkait dengan Ibu Hamil atau artikel menarik lain di ibu-hamil.web.id