Bolehkah Ibu Hamil Makan Coklat, Bahaya Atau Tidak? Ini Kata Dokter

Saat Anda sedang dalam kondisi hamil, banyak sekali hal-hal yang harus dikurangi dan bahkan dihindari. Mulai dari aktivitas fisik hingga makanan serta minuman yang dikonsumsi. Sebab, saat pada kondisi ini bukan hanya perlu menjaga kesehatan diri sendiri tapi juga janin dalam kandungan Anda. Salah satu perdebatan yang muncul terakit hal tersebut yaitu bolehkah ibu hamil makan coklat.

Risiko dan Manfaat dari Ibu Hamil Makan Coklat Bagi Kesehatan Bayinya.

Perdebatan terkait bolehkah ibu hamil makan coklat memang banyak diperbincangkan hingga saat ini. Terlepas dari itu semua ada satu hal perlu diketahui lebih awal yaitu terkait dengan manfaat kebaikan yang dimilikinya. Beberapa kondisi tersebut diantaranya:

1. Memberi Efek Bahagia untuk Bayi dalam Kandungan

Menurut dr. Marianti bahwa seorang ibu yang sedang mengandung tidak boleh stres atau tidak bahagia, agar bayi dalam kandungannya dapat tumbuh dengan sehat. Namun, tidak bisa dipungkiri hormon pada seorang yang mengandung akan mengalami kenaikan yang tidak stabil sehingga mood menjadi mudah ganti. Sehingga, dibutuhkanlah untuk mengkonsumsi makanan yang bisa meminimalkan unsur stres.

Coklat dipercaya dapat memperbaiki mood bagi orang yang mengkonsumsinya. Sebuah penelitian di majalah kesehatan Finlandia mengatakan bahwa konsumsi makanan terkait bisa menurunkan kadar stres ibu hamil. Sehingga ini memberikan efek yang baik bagi kesehatan dan pertumbuhan bayi dalam kandungan. Karena menurut data yang didapat, janin di dalam akan ikut bahagia untuk itu.

2. Kandungan Flavonoid dapat Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Percaya atau tidak bagi Anda yang sedang hamil, bahwa konsumsi coklat dapat meningkatkan kekebalan tubuh, itulah yang akan dibahas pada poin ini. Diketahui bersama bahwa kandungan di dalamnya yang dikenal dengan flavonoid bisa menjadi satu antioksidan alami. Perannya dalam memberikan peningkatan terhadap daya imun berguna juga untuk bayi dalam kandungan.

Perlu diketahui juga bahwa beberapa sumber menyatakan klaimnya akan manfaat coklat dalam mencegah adanya potensi tumbuhnya kanker dalam tubuh bayi setelah lahir. Tentu, kondisi ini harus diimbangi dengan konsumsi pada jumlah yang ideal dan tidak berlebih. Karena yang berlebihan dan tidak seimbang bisa memberikan efek buruk yang berlaku sebaliknya.

Editor terkait:

3. Mengurangi Potensi Preeklamsia

dr. Karlina Lestari, menyatakan pendapatnya bahwa konsumsi coklat oleh ibu hamil bisa mengurangi risiko preeklamsia. Istilah tersebut digunakan dalam penyebutan bayi yang lahir dalam kondisi prematur. Hipertensi dan atau darah tinggi disinyalir adalah penyebab utamanya. Jenis coklat hitam bisa melakukan penurunan tekanan darah yang dimiliki.

Selain beberapa manfaat yang disebutkan di atas, terdapat juga alasan mengapa konsumsi coklat dilarang bagi ibu hamil. Apakah itu mitos atau bisa dibuktikan secara ilmiah akan efek yang ditimbulkannya, berikut ulasan terkait asumsi tersebut.

4. Kandungan Kafein Memicu Beberapa Kondisi Buruk Pada Ibu Hamil

Pada kondisi tertentu konsumsi coklat oleh wanita hamil justru akan memberikan dampak buruk bagi ibu dan bayinya dalam kandungan. Pasalnya, telah diketahui bersama bahwa terdapat kandungan kafein yang tinggi. Porsi yang berlebih memberikan dampak berupa kemungkinan kelahiran yang cacat. Oleh karenanya untuk menerima manfaat, makan secukupnya sesuai porsi.
Begitulah jawaban atas pertanyaan bolehkah ibu hamil makan coklat, yang dikupas dalam penjabaran manfaat juga risikonya. Inti dari semuanya adalah keseimbangan untuk mencapai kebaikan dalam hidup. Termasuk mengkonsumsi dengan porsi yang wajar dan tidak berlebihan. Sehingga tidak timbul dampak tidak baik lainnya.

Baca juga artikel lain yang terkait dengan Ibu Hamil atau artikel menarik lain di ibu-hamil.web.id